BOLTIM  

Gerakan Pembagian Bendera Merah Putih Semarakkan HUT Boltim

Gerakan Pembagian Bendera Merah Putih digalakkan Bupati Oskar Manoppo saat HUT ke-18 Boltim untuk perkuat nasionalisme dan kemandirian daerah.
 
 

Gerakan Pembagian Bendera Merah Putih Semarakkan HUT ke-18 Kabupaten Boltim

TUTUYAN – Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur memanfaatkan momentum bersejarah Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 daerah untuk membakar semangat kebangsaan warga. Bupati Bolaang Mongondow Timur, Oskar Manoppo, S.E., M.M., memimpin secara langsung aksi kolosal Gerakan Pembagian Bendera Merah Putih di Lapangan Kantor Bupati Boltim pada Selasa (21/7/2026).

Penyerahan bendera secara simbolis disaksikan oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), perwakilan TNI-Polri, ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN), serta jajaran pelajar dari berbagai tingkatan sekolah di wilayah Tutuyan dan sekitarnya.

Langkah ini menjadi bagian integral dari Gerakan Nasional Pembagian 10 Juta Bendera Merah Putih yang dicanangkan oleh Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia (Kemendagri) dalam rangka menyambut HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026 mendatang.

Tujuan dan Makna Strategis Pengibaran Bendera Serentak

Gerakan Pembagian Bendera Merah Putih bertujuan untuk membangkitkan kembali nilai-nilai patriotisme dan mempererat persatuan masyarakat di tengah dinamika pembangunan daerah. Melalui aksi pembagian bendera secara cuma-cuma ini, Pemkab Boltim mendorong seluruh warga untuk mengibarkan Sang Saka Merah Putih secara serentak di pemukiman warga, area perkantoran, fasilitas pendidikan, serta pusat perbelanjaan.

Bupati Oskar Manoppo menegaskan bahwa simat fisik bendera bukan sekadar kain hiasan, melainkan pemersatu jiwa bangsa dan simbol kedaulatan NKRI. Momentum peringatan usia ke-18 tahun Kabupaten Boltim menjadi waktu yang sangat tepat untuk memperkuat ikatan emosional warga terhadap tanah kelahirannya.

“Gerakan Pembagian Bendera Merah Putih ini bukan agenda seremonial belaka, melainkan panggilan jiwa untuk menjaga nilai gotong royong dan nasionalisme di bumi Bolaang Mongondow Timur. Kami ingin merah putih berkibar megah di setiap jengkal rumah warga sebagai bentuk penghormatan mendalam kepada para pahlawan bangsa,” tegas Bupati Oskar Manoppo dalam sambutannya.

Para ahli sosiologi politik menekankan bahwa simbol-simbol kebangsaan yang dihadirkan dalam ruang publik memiliki peran krusial dalam memperkuat identitas kolektif dan kohesi sosial masyarakat pedesaan.

Baca Juga  Bupati Bolaang Mongondow Timur Memberi Hadiah Spesial untuk Linmas Tertua dan Pengabdian Terlama

Sinergi Elemen Daerah Menuju Boltim Maju dan Mandiri

Penyerahan Bendera Merah Putih oleh Bupati Oskar Manoppo menyasar perwakilan dari berbagai komponen strategis daerah. Perwakilan ASN, prajurit TNI, anggota Polri, tokoh pemuda, serta jajaran pelajar penerima bendera menyatakan kesiapannya untuk meluaskan gerakan pengibaran bendera ini hingga ke pelosok desa (sangadi).

Rangkaian acara HUT ke-18 Boltim yang mengusung tema kebersamaan ini memadukan rasa syukur atas kemajuan pembangunan daerah dengan komitmen pengabdian kepada bangsa. Pemerintah daerah mengajak jajaran aparatur dan warga untuk menjadikan peringatan ulang tahun ini sebagai pijakan awal dalam mengakselerasi pembangunan ekonomi yang adil dan merata.

“Ulang tahun ke-18 menandai kedewasaan Kabupaten Boltim. Dengan semangat nasionalisme yang kokoh, kita tancapkan tekad bersama untuk membangun daerah menuju Bolaang Mongondow Timur yang semakin maju, mandiri, dan sejahtera,” pangkas Bupati Oskar Manoppo.

WhatsApp Image 2026 07 24 at 19 .03
Gerakan Pembagian Bendera Merah Putih digalakkan Bupati Oskar Manoppo saat HUT ke-18 Boltim untuk perkuat nasionalisme dan kemandirian daerah.

Gema Nasionalisme Menyambut Kemerdekaan RI ke-81

Inisiatif Pemkab Boltim menggalakkan pembagian bendera ini sekaligus mengawali rangkaian kegiatan menyambut Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026. Pemerintah daerah berharap semarak merah putih yang menghiasi seluruh penjuru kabupaten dapat memicu energi positif warga untuk terus berkontribusi dalam pembangunan daerah.

Aksi nyata ini membuktikan bahwa semangat kebangsaan di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur terus menyala, beriringan dengan komitmen mewujudkan pemerintahan yang melayani dan menyejahterakan masyarakat.